Minggu, 20 Februari 2011

PERSIB vs Muenchen University (Jerman)


1981: PERSIB vs Muenchen University (Jerman)



Muenchen University. Yang jelas bukan Bayern Muenchen J Pada tahun 1981, tim dari Jerman (Barat) itu pernah hadir di Bandung. Apalagi kalau bukan untuk melakukan pertandingan persahabatan.
Dalam pertandingan persahabatan internasional yang berlangsung di Stadion Siliwangi Bandung, 9 Agustus 1981 itu, Persib dan Muenchen University berbagi angka 1-1. Siapa pencetak golnya?
Ini dia pencetak golnya. Wolter Sulu (Persib) mencetak gol pada menit 23 untuk membalas gol Weihard (Muenchen University) yang mencetaknya pada menit 17.

Media massa PERSIB


Persib telah menjadi komoditas tersendiri. Tercatat ada beberapa media (koran/tabloid/majalah) yang membahas Persib dan komunitasnya. Kumpulan media Persib ini hanya sekadar koleksi saya yang gemar mengoleksi media massa.
Inilah nama-nama merek media Persib yang saya koleksi.
Inilah nama-nama merek media Persib yang saya koleksi.
Media Massa:
1. Tabloid Super: Suara Persib (Edisi 002/2002),
2. Majalah Persib Euy!: Maung Uing Persib Aing (DESEMBER 2004/NO. 01),
3. Majalah Nu Aing: Bobotoh Persib Magazine (#1 – maret 05),
4. Tabloid Maung Bandung: Media Sepak Bola Urang Bandung (Edisi 3 Minggu II April 2006),
5. Tabloid Bobotoh: Persib atau Mati (No. 001/I/SENIN, 28 AGUSTUS – 10 SEPTEMBER 2006),
6. Tabloid Persib Plus (No. 01/I/RABU, 13 DESEMBER 2006),
7. Tabloid Pangeran Biru: Sisi Lain Sepak Bola (Edisi II/II/9/2/2007),
8. Majalah The Official Magazine (PERSIB MAGAZINE MARET 2007 ISSUE 01), dan
9. Majalah Make Manah: The Official VikingPersibMagz (Edisi.2/17/5/2008).
10. Tabloid Spirit: 100% Persib (Edisi No. 1/3-16 Februari 2009)
Sumber: NovanMedia
Dan saya yakin masih ada majalah-majalah yang akan membahas PERSIB dan komunitasnya kedepan, semoga aja saya salah satunya hehehehee.......

Persib telah menjadi komoditas tersendiri. Tercatat ada beberapa media (koran/tabloid/majalah) yang membahas Persib dan komunitasnya. Kumpulan media Persib ini hanya sekadar koleksi saya yang gemar mengoleksi media massa.
Inilah nama-nama merek media Persib yang saya koleksi.
Inilah nama-nama merek media Persib yang saya koleksi.
Media Massa:
1. Tabloid Super: Suara Persib (Edisi 002/2002),
2. Majalah Persib Euy!: Maung Uing Persib Aing (DESEMBER 2004/NO. 01),
3. Majalah Nu Aing: Bobotoh Persib Magazine (#1 – maret 05),
4. Tabloid Maung Bandung: Media Sepak Bola Urang Bandung (Edisi 3 Minggu II April 2006),
5. Tabloid Bobotoh: Persib atau Mati (No. 001/I/SENIN, 28 AGUSTUS – 10 SEPTEMBER 2006),
6. Tabloid Persib Plus (No. 01/I/RABU, 13 DESEMBER 2006),
7. Tabloid Pangeran Biru: Sisi Lain Sepak Bola (Edisi II/II/9/2/2007),
8. Majalah The Official Magazine (PERSIB MAGAZINE MARET 2007 ISSUE 01), dan
9. Majalah Make Manah: The Official VikingPersibMagz (Edisi.2/17/5/2008).
10. Tabloid Spirit: 100% Persib (Edisi No. 1/3-16 Februari 2009)
Sumber: NovanMedia
Dan saya yakin masih ada majalah-majalah yang akan membahas PERSIB dan komunitasnya kedepan, semoga aja saya salah satunya hehehehee.......

Manchester United (Inggris)


1975: Indonesia vs Manchester United (Inggris); PERSIB Lebih Hebat daripada Manchester United?


Apakah Indonesia, Persib, dan Manchester United (Inggris) ada kaintannya? Sebelum menikmati pertandingan tim nasional (timnas) Indonesia melawan Manchester United pada tahun 2009 mendatang, mari kita menikmati perjalanan Manchester United di Indonesia pada 1975.
Pada akhir Mei 1975, timnas Tamtama asuhan Wiel Coerver (pelatih) dan Wim Hendriks (asisten pelatih) memanggil 22 dari 23 pemainnya. Satu dari 23 pemain yang dipanggil itu (Soeharsoyo) pulang ke Semarang untuk menjenguk istrinya yang sakit. Eh…, ada loh yang dipanggil dari Persib. Ya, Teten dan Dedi Sutendi turut menjadi bagian seleksi timnas.
Pada akhir Mei 1975 itu, timnas Indonesia Tamtama –sebutan pada masa ini, semacam tim Utama, A, atau Senior– melakukan tiga kali pertandingan uji coba di kota Bandung, tepatnya di Stadion Persib Jalan Ahmad Yani, Bandung.
Pada pertandingan pertama (20 Mei 1975), timnas Indonesia Tamtama berhasil mengandaskan perlawanan Persib Selection 5-1. Lima gol kemenangan timnas Indonesia Tamtama dicetak Risdianto (menit 8), Djunaidi Abdillah (10/penalti), Waskito (14), Wibisono (15), dan Anjas Asmara (60). Sementara itu, satu gol Persib Selection dicetak Nandar Iskandar (76).
Pada pertandingan kedua (21 Mei 1975), timnas Indonesia Tamtama bermain imbang 0-0 dengan Persib. Namun, pertandingan tersebut hanya berlangsung selama 70 menit karena hujan lebat.
Dalam pertandingan ketiga (baca: partai ulang) yang berlangsung pada 23 Mei 1975, timnas Indonesia Tamtama harus mengakui keunggulan Persib 1-3. Gol tunggal Waskito (menit 23) tidak mampu membawa kemenangan bagi timnas Indonesia Tamtama karena Persib berhasil mencetak tiga gol kemenangan melalui Risnandar (8 dan 57) serta Tjetjep (70).
Setelah melakukan tiga kali pertandingan uji coba di kota Bandung itu, barulah timnas Indonesia Tamtama meladeni Manchester United (Inggris) dalam pertandingan segitiga internasional di Stadion Utama, Senayan, Jakarta (1 Juni 1975). Dalam pertandingan ini, kedua tim bermain imbang 0-0.
Timnas Indonesia Tamtama menurunkan formasi pemain: Ronny Paslah (penjaga gawang), Sutan Harhara, Oyong Liza, Suaib Rizal, Iim Ibrahim, Anjas Asmara, Nonon, Waskito, Djunaidi Abdillah, Risdianto, dan Andi Lala.
Manchester United menurunkan formasi pemain: Alex Stepney (penjaga gawang), Alex Forstyth, Arthur Albiston, Gerry Daly, Jimmy Micholl, Jim McCallog, Trevor Anderson, Sammy McIlroy, Stuart Pearson, David McGreery, dan Tony Young.
Pertandingan timnas Indonesia Tamtama melawan Manchester United itu merupakan pertandingan pertama. Pertandingan lainnya yaitu: Manchester United vs Ajax Amsterdam (3 Juni 1975) dan Ajax Amsterdam vs timnas Indonesia Tamtama 4-1 (5 Juni 1975).
Memerhatikan hasil-hasil pertandingan tadi, khususnya dalam pertandingan uji coba di kota Bandung, apakah Persib lebih hebat daripada Manchester United? Persib saja dapat mengalahkan timnas Indonesia Tamtama 3-1, masa Manchester United hanya mampu bermain imbang 0-0?
Jelas, sepak bola bukan matematika dan tentu saja kualitas Stadion Persib kalah bagus dibanding Stadion Utama, Senayan, Jakarta.

PERSIB vs Malaysia


PERSIB tak Pernah Kalah dari Malaysia

   BERDASARKAN sejumlah catatan yang berhasil dilacak, sejak tahun 1973, Persib Bandung sudah bertemu dengan tim-tim Malaysia sebanyak 10 kali. Dari 10 pertemuan tersebut, statistik menunjukkan, Persib tak pernah menjadi pecundang di hadapan tim-tim Malaysia. Namun, kesepuluh pertemuan tersebut belum pernah terjadi di “Negeri Jiran”.
Menarik untuk ditunggu apakah dominasi Persib atas tim-tim Malaysia sejak tahun 1973 itu akan berakhir pada muhibah pertamanya di Malaysia. “Persib tidak boleh sebagai pecundang, tapi harus sebagai pemenang,” kata Manajer Tim Persib Selangor, H. Edi Siswadi pada acara pelepasan rombongan Persib yang akan tampil di “Selangor Cup 2009″ di Stadion Shah Alam, Selangor, Jumat (31/7).
Berdasarkan catatan Novan Herfiyana, spesialis database sepak bola Indonesia, pertemuan pertama Persib dengan tim Malaysia terjadi di Turnamen “Marah Halim Cup II/1973″, ketika Persib mengalahkan Kelantan FA di Stadion Teladan Medan, 17 April 1973.
Sedangkan pertemuan terakhir dengan tim Malaysia terjadi di Stadion Siliwangi Bandung dalam sebuah pertandingan persahabatan 5 Februari 2008, ketika Persib yang diwakili tim Diklat Persib menghajar Kelantan 3-1 lewat gol Asep Mulyana serta dua gol Andrie Kurniawan.
Dengan Selangor FA, sebelumnya Persib sempat bertemu dua kali. Pertemuan pertama terjadi di Turnamen HUT ke-50 PS Singgalang di Stadion Siliwangi, 11 Juli 1978. Ketika itu, Persib menundukkan Selangor FA 3-1 lewat gol Djadjang Nurdjaman menit ke-49 dan 89 serta M. Atik menit ke-53.
Terakhir, Persib bertemu Selangor dalam sebuah laga persahabatan di Stadion Siliwangi pada 6 Desember 2006. Saat itu, Persib pun menang dengan skor 3-1 lewat dua gol Christian Bekamenga dan Nova Arianto. (endan suhendra/”GM”/ dari selangor)**
Judul asli: Rekor Pertemuan dengan Tim Malaysia: Persib Bandung Tak Pernah Kalah

PERSIB vs KNVB (Belanda)


1988: PERSIB vs KNVB (Belanda)


KNVB bukan hanya “PSSI”-nya Belanda. Tim KNVB (Belanda) itulah yang sempat berhadapan dengan Persib dalam pertandingan persahabatan internasional di Stadion Siliwangi Bandung.
Saat itu, Minggu, 5 Juni 1988, Persib berupaya untuk meladeni KNVB. Sayang, Persib kalah tipis 0-1.
Ini dia si pencetak gol: Bart Latuheru (menit 28). Ini merupakan pertandingan terakhir Persib melawan tim-tim Belanda. Sebelumnya, Persib sempat menghadapi FC IQ dan PSV Eindhoven.

PERSIB vs Juventus


1987: PERSIB vs Juventus


Pada tahun 1987, di Bandung sempat diadakan pertandingan uji coba persahabatan yang menampilkan Persib, PSIS, Hallelujah (Korea selatan), dan Juventus (Brasil).
PSIS (juara Divisi Utama Perserikatan 1986-1987) merupakan tim yang sedang mempersiapkan diri menuju Pesta Sukan III/1987 Brunei Darussalam (Piala Sultan Hassanal Bolkiah 1987) , Hallelujah merupakan juara Piala Universitas Dharma Agung (UDA) V/1987 (1-11 Juli 1987) yang dalam babak grandfinal yang berlangsung di Stadion Teladan Medan mengalahkan timnas Indonesia A 3-2, dan Juventus merupakan peringkat ketiga Piala UDA V/1987.
Dalam pertandingan persahabatan itu, PSIS mengalahkan Juventus 2-1 dan Hallelujah mengalahkan Persib 1-0 (13/07/1987) serta Persib mengalahkan Juventus 2-1 dan Hallelujah mengalahkan PSIS 3-0 (14/07/1987).